Draft Publik
Nonfiksi - Referensi
Draft Publik.
Halaman ini tersedia untuk keperluan verifikasi/administrasi.
File PDF belum tersedia untuk publik.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Perspektif Manajemen di Era Ekonomi Digital
Penulis
Andi Muamar, S.Kom., M.T.I
Rahman Syahputra, S.Sos., M.Si
Dr. Muhammad Ropianto, M.Kom
Dimas Pradipto, M.Kom
Penerbit
PT Ruang Literasi Digital
Tahun Terbit
-
ISBN
-
Jumlah Halaman
185 halaman
Harga
Rp 144.000
Beli via WhatsApp
Preview PDF belum tersedia
Abstrak
Sistem Informasi Manajemen: Perspektif Manajemen di Era Ekonomi Digital merupakan buku ajar akademik yang membahas peran sistem informasi manajemen sebagai fondasi penting dalam pengelolaan organisasi modern. Buku ini menempatkan SIM bukan hanya sebagai perangkat teknologi, tetapi sebagai sistem terpadu yang menghubungkan manusia, data, proses bisnis, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan, dan strategi organisasi untuk mendukung operasional, pengambilan keputusan, inovasi, serta transformasi digital. Ruang lingkup pembahasan mencakup konsep dasar SIM, transformasi digital, infrastruktur teknologi informasi, cloud computing, manajemen data dan basis data, data warehouse, business intelligence, sistem pemrosesan transaksi, enterprise resource planning, sistem pendukung keputusan, CRM, SCM, e-business, perdagangan digital, pembayaran digital, big data, analitik, kecerdasan buatan, keamanan informasi, risiko siber, pengembangan sistem informasi, metodologi SDLC, Agile, DevOps, etika, hukum, tata kelola teknologi informasi, serta sistem informasi berbasis web dan aplikasi mobile. Dengan pendekatan konseptual, manajerial, praktis, dan kontekstual, buku ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai bagaimana sistem informasi dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas organisasi, memperkuat daya saing, mendukung keputusan berbasis data, serta mempersiapkan organisasi menghadapi dinamika ekonomi digital.
Deskripsi
Perkembangan ekonomi digital telah mengubah cara organisasi mengelola data, menjalankan proses bisnis, melayani pelanggan, mengambil keputusan, dan membangun keunggulan kompetitif. Di tengah perubahan tersebut, Sistem Informasi Manajemen tidak lagi dapat dipahami sekadar sebagai alat bantu administratif, melainkan sebagai fondasi strategis yang menentukan kemampuan organisasi untuk beradaptasi, berinovasi, dan bertahan dalam lingkungan bisnis yang semakin terhubung dan berbasis teknologi.
Buku Sistem Informasi Manajemen: Perspektif Manajemen di Era Ekonomi Digital disusun untuk membantu pembaca memahami SIM dari sudut pandang manajemen. Pembahasan dimulai dari konsep dasar sistem informasi manajemen, komponen utama SIM, sejarah dan evolusinya, peran SIM dalam transformasi digital, pengelolaan data, keamanan informasi, penerapan sistem informasi untuk pengambilan keputusan, serta perkembangan SIM dalam konteks ekonomi digital Indonesia.
Pada bagian berikutnya, buku ini membahas infrastruktur teknologi informasi dan ekosistem cloud computing sebagai fondasi teknis organisasi modern. Pembaca diajak memahami peran perangkat keras, penyimpanan data, model layanan cloud seperti IaaS, PaaS, dan SaaS, strategi hybrid cloud dan multi-cloud, keamanan data, regulasi, edge computing, serta isu keberlanjutan melalui konsep Green IT. Pembahasan tersebut memperlihatkan bahwa keputusan infrastruktur bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga keputusan bisnis yang berdampak pada biaya, fleksibilitas, risiko, dan daya saing organisasi.
Buku ini juga menguraikan pengelolaan data, basis data, dan pengetahuan bisnis melalui konsep hierarki data, informasi, pengetahuan, dan kebijaksanaan. Topik seperti DBMS, model basis data relasional dan NoSQL, perancangan basis data, normalisasi, data warehouse, ETL, kualitas data, tata kelola data, master data management, hingga tren database modern dibahas untuk menunjukkan pentingnya data sebagai aset strategis organisasi.
Selanjutnya, pembaca diperkenalkan pada berbagai sistem informasi enterprise, seperti Transaction Processing System, Enterprise Resource Planning, Decision Support System, Business Intelligence, Executive Information System, CRM, SCM, dan integrasi proses bisnis. Pembahasan ini menegaskan bahwa sistem informasi berperan penting dalam mencatat transaksi, mengintegrasikan fungsi organisasi, mendukung analisis manajerial, memperkuat hubungan pelanggan, mengelola rantai pasok, dan meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan.
Dalam konteks bisnis digital, buku ini membahas e-business, e-commerce, model bisnis digital, marketplace, subscription, freemium, sharing economy, pembayaran digital Indonesia, QRIS, dompet digital, keamanan transaksi, regulasi perdagangan digital, serta strategi pemasaran digital. Buku ini juga menyoroti perkembangan big data, analitik, kecerdasan buatan, machine learning, deep learning, AI generatif, dan penerapan AI dalam manajemen bisnis.
Aspek keamanan, etika, hukum, dan tata kelola teknologi informasi turut menjadi bagian penting dalam buku ini. Pembaca diajak memahami keamanan informasi, ancaman siber, ISO/IEC 27001, NIST Cybersecurity Framework, manajemen risiko siber, enkripsi, Zero Trust, regulasi keamanan informasi, pelindungan data pribadi, hak kekayaan intelektual digital, tata kelola TI, COBIT, inklusi digital, tanggung jawab sosial, serta tata kelola AI. Pada bagian akhir, buku ini membahas pengembangan dan implementasi sistem informasi, metodologi Waterfall, Agile, Scrum, DevOps, low-code/no-code development, serta sistem informasi berbasis web dan aplikasi mobile.
Buku ini sesuai bagi mahasiswa manajemen, sistem informasi, teknik informatika, dosen, peneliti, praktisi bisnis, manajer, pengambil keputusan organisasi, pelaku usaha digital, serta pembaca yang ingin memahami hubungan antara teknologi informasi dan manajemen organisasi. Melalui cakupan yang luas dan berorientasi pada konteks ekonomi digital, buku ini menegaskan bahwa keberhasilan organisasi modern sangat ditentukan oleh kemampuannya mengelola sistem informasi secara strategis, aman, etis, adaptif, dan berbasis data.
Buku Sistem Informasi Manajemen: Perspektif Manajemen di Era Ekonomi Digital disusun untuk membantu pembaca memahami SIM dari sudut pandang manajemen. Pembahasan dimulai dari konsep dasar sistem informasi manajemen, komponen utama SIM, sejarah dan evolusinya, peran SIM dalam transformasi digital, pengelolaan data, keamanan informasi, penerapan sistem informasi untuk pengambilan keputusan, serta perkembangan SIM dalam konteks ekonomi digital Indonesia.
Pada bagian berikutnya, buku ini membahas infrastruktur teknologi informasi dan ekosistem cloud computing sebagai fondasi teknis organisasi modern. Pembaca diajak memahami peran perangkat keras, penyimpanan data, model layanan cloud seperti IaaS, PaaS, dan SaaS, strategi hybrid cloud dan multi-cloud, keamanan data, regulasi, edge computing, serta isu keberlanjutan melalui konsep Green IT. Pembahasan tersebut memperlihatkan bahwa keputusan infrastruktur bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga keputusan bisnis yang berdampak pada biaya, fleksibilitas, risiko, dan daya saing organisasi.
Buku ini juga menguraikan pengelolaan data, basis data, dan pengetahuan bisnis melalui konsep hierarki data, informasi, pengetahuan, dan kebijaksanaan. Topik seperti DBMS, model basis data relasional dan NoSQL, perancangan basis data, normalisasi, data warehouse, ETL, kualitas data, tata kelola data, master data management, hingga tren database modern dibahas untuk menunjukkan pentingnya data sebagai aset strategis organisasi.
Selanjutnya, pembaca diperkenalkan pada berbagai sistem informasi enterprise, seperti Transaction Processing System, Enterprise Resource Planning, Decision Support System, Business Intelligence, Executive Information System, CRM, SCM, dan integrasi proses bisnis. Pembahasan ini menegaskan bahwa sistem informasi berperan penting dalam mencatat transaksi, mengintegrasikan fungsi organisasi, mendukung analisis manajerial, memperkuat hubungan pelanggan, mengelola rantai pasok, dan meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan.
Dalam konteks bisnis digital, buku ini membahas e-business, e-commerce, model bisnis digital, marketplace, subscription, freemium, sharing economy, pembayaran digital Indonesia, QRIS, dompet digital, keamanan transaksi, regulasi perdagangan digital, serta strategi pemasaran digital. Buku ini juga menyoroti perkembangan big data, analitik, kecerdasan buatan, machine learning, deep learning, AI generatif, dan penerapan AI dalam manajemen bisnis.
Aspek keamanan, etika, hukum, dan tata kelola teknologi informasi turut menjadi bagian penting dalam buku ini. Pembaca diajak memahami keamanan informasi, ancaman siber, ISO/IEC 27001, NIST Cybersecurity Framework, manajemen risiko siber, enkripsi, Zero Trust, regulasi keamanan informasi, pelindungan data pribadi, hak kekayaan intelektual digital, tata kelola TI, COBIT, inklusi digital, tanggung jawab sosial, serta tata kelola AI. Pada bagian akhir, buku ini membahas pengembangan dan implementasi sistem informasi, metodologi Waterfall, Agile, Scrum, DevOps, low-code/no-code development, serta sistem informasi berbasis web dan aplikasi mobile.
Buku ini sesuai bagi mahasiswa manajemen, sistem informasi, teknik informatika, dosen, peneliti, praktisi bisnis, manajer, pengambil keputusan organisasi, pelaku usaha digital, serta pembaca yang ingin memahami hubungan antara teknologi informasi dan manajemen organisasi. Melalui cakupan yang luas dan berorientasi pada konteks ekonomi digital, buku ini menegaskan bahwa keberhasilan organisasi modern sangat ditentukan oleh kemampuannya mengelola sistem informasi secara strategis, aman, etis, adaptif, dan berbasis data.