Cover depan Pikul Salib
Published Nonfiksi - Motivasi

Pikul Salib

Penulis
Abdi Nusantara Manihuruk, M.Th
Penerbit
PT Ruang Literasi Digital
Tahun Terbit
2026
ISBN
978-634-05-2402-4
Jumlah Halaman
268 halaman
Harga
Rp 142.000

Abstrak

Pikul Salib merupakan buku teologis-pastoral yang membahas makna pemuridan Kristen berdasarkan panggilan Yesus untuk menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut Dia. Buku ini menempatkan salib bukan sekadar simbol iman, melainkan jalan hidup yang menuntut ketaatan radikal, pengorbanan ego, kesediaan menderita, dan kesetiaan dalam menjalani kehendak Allah di tengah tantangan kehidupan modern. Ruang lingkup pembahasan mencakup pergumulan orang percaya dalam keluarga, pekerjaan, pelayanan, ekonomi, dan kehidupan sosial; makna memikul salib sebagai jalan pemuridan sejati; ketaatan kepada Kristus; kehancuran diri dan penyangkalan ego; pemurnian spiritual melalui penderitaan; komunitas dan kesaksian iman; serta empati, doa, dan persekutuan dengan Kristus yang menderita. Dengan pendekatan reflektif, biblika, teologis, dan aplikatif, buku ini bertujuan menolong pembaca memahami bahwa iman Kristen yang autentik tidak dibangun di atas kenyamanan dan pemenuhan ego, melainkan pada kesediaan untuk hidup dalam ketaatan, kerendahan hati, pengorbanan, dan kesetiaan kepada Kristus.

Deskripsi

Mengikut Kristus bukanlah perjalanan yang selalu mudah, nyaman, dan bebas dari pergumulan. Di tengah dunia yang semakin menekankan kenyamanan, pencapaian diri, popularitas, dan pemenuhan ego, panggilan Yesus tetap sama: setiap orang yang mau mengikut Dia harus menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut-Nya. Buku Pikul Salib hadir sebagai refleksi rohani untuk mengajak pembaca kembali memahami inti pemuridan Kristen yang sejati.

Buku ini membahas pergumulan nyata orang percaya dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tantangan pribadi, keluarga, pekerjaan, ekonomi, pelayanan, hingga kehidupan sosial. Penulis menunjukkan bahwa memikul salib bukan hanya tentang menanggung penderitaan, tetapi juga tentang menyerahkan ambisi pribadi, menundukkan ego, menjaga disiplin rohani, tetap setia di tengah tekanan, serta belajar menaati Kristus dalam keputusan-keputusan kecil maupun besar.

Pembahasan dalam buku ini disusun melalui beberapa aspek penting, yaitu ketaatan radikal kepada Kristus, kehancuran diri dan penyangkalan ego, pemurnian spiritual melalui penderitaan, kehidupan komunitas dan kesaksian iman, serta empati, doa, dan persekutuan dengan Kristus yang menderita. Setiap bagian mengarahkan pembaca untuk melihat bahwa salib bukan tanda kekalahan, melainkan jalan pembentukan rohani yang memurnikan iman, membebaskan manusia dari keangkuhan diri, dan membawa hidup semakin dekat kepada Kristus.

Buku ini sesuai bagi pembaca Kristen, pelayan gereja, pemimpin rohani, mahasiswa teologi, pendidik Kristen, konselor pastoral, dan siapa pun yang ingin memahami pemuridan secara lebih serius dan mendalam. Melalui bahasa yang reflektif dan pastoral, Pikul Salib menegaskan bahwa kehidupan Kristen yang autentik tidak berhenti pada pengakuan iman, tetapi diwujudkan dalam ketaatan, pengorbanan, kesetiaan, kerendahan hati, serta keberanian untuk berjalan bersama Kristus di jalan salib.