Cover Buku
Published
Nonfiksi - Bunga Rampai
Pengembangan Kompetensi SDM Dalam Kinerja Organisasi
Penulis
Dr. Muhammad Donal Mon.
Yudi Susworo. S.Sos.,MM.,CT.,CHCO.,CHRMP.
DR. dr. Rudy Dwi Laksono, SpPD, M.Ked (PD), FINASIM, S.H., M.H., MARS., M.Psi., M.I.Kom.
Dr. Muhammad Subhan Iswahyudi, M.Eng, PCC, ACTC.
Dr. H. Moh. Subhan, M.A.
Dr. Eko Cahyo Mayndarto, SE., MM., CMA., CSRS., CATr.
Dr. Sabaruddin Sondeng, S.E., M.M.
Mohammad Ali Fikri, S.H., M.H.
Dr. Kamaluddin, S.S., M.M.
DR. Andreas Wahyu Gunawan Putra, MBA., CHRMP., MCE.
Penerbit
PT Ruang Literasi Digital
Tahun Terbit
2026
ISBN
978-634-05-6340-5
Jumlah Halaman
229 halaman
Harga
Rp 129.500
Abstrak
Pengembangan Kompetensi SDM dalam Kinerja Organisasi merupakan buku referensi akademik yang membahas pengembangan kompetensi sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas, efektivitas, dan keberlanjutan organisasi. Buku ini menempatkan manusia sebagai penggerak utama organisasi melalui keterpaduan pengetahuan, keterampilan, sikap, potensi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan kerja. Ruang lingkup pembahasan mencakup konsep kompetensi individu, tim, dan organisasi; standar kompetensi; pengembangan karier; identifikasi potensi dan analisis kesenjangan kompetensi; pembelajaran berbasis pengalaman dan pembelajaran di tempat kerja; kepemimpinan yang mendukung pertumbuhan karyawan; budaya organisasi; kolaborasi tim; serta keterlibatan dan kesejahteraan karyawan. Perhatian khusus diberikan pada transformasi teknologi, kompetensi digital, kecerdasan buatan, reskilling, upskilling, penilaian kinerja berbasis kompetensi, umpan balik berkelanjutan, manajemen talenta, perencanaan suksesi, dan pengembangan organisasi pembelajar. Buku ini juga menguraikan kebutuhan kompetensi masa depan, kolaborasi manusia dan kecerdasan buatan, tata kelola kompetensi, etika, serta keadilan akses terhadap kesempatan pengembangan. Melalui pendekatan konseptual, analitis, dan aplikatif, buku ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai hubungan antara pengembangan kemampuan individu, dukungan organisasi, dan pencapaian kinerja yang berkelanjutan.
Deskripsi
Keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan modal, teknologi, dan sistem kerja, tetapi juga pada kemampuan manusia yang menjalankan seluruh proses di dalamnya. Perubahan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, dan dinamika hubungan kerja membuat pengembangan kompetensi sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas, daya saing, dan keberlanjutan organisasi.
Buku ini membahas hubungan antara kompetensi SDM dan kinerja organisasi dari perspektif individu, tim, hingga kelembagaan. Pembahasan diawali dengan kedudukan manusia sebagai penggerak utama organisasi, makna kompetensi dalam dunia kerja, serta keterkaitan antara pengetahuan, keterampilan, sikap, standar kerja, dan pengembangan karier. Kompetensi dipahami sebagai kemampuan yang perlu terus diperbarui seiring perubahan tanggung jawab dan tuntutan pekerjaan.
Selanjutnya, buku ini menguraikan pentingnya mengenali potensi dan kebutuhan pengembangan karyawan sebelum merancang program pelatihan. Pembaca diperkenalkan pada perbedaan kompetensi, potensi, dan kinerja; analisis kebutuhan pada tingkat organisasi, tugas, dan individu; metode pengumpulan data; pemetaan kesenjangan kompetensi; hingga penyusunan rencana pengembangan individu. Pembahasan tersebut dilanjutkan dengan pembelajaran di tempat kerja melalui pengalaman langsung, refleksi, pendampingan, interaksi sosial, dan keterlibatan dalam pekerjaan yang menantang.
Kepemimpinan dan budaya kerja mendapat perhatian sebagai faktor yang memengaruhi keberhasilan pengembangan kompetensi. Buku ini membahas peran pemimpin dalam memberikan umpan balik, membuka kesempatan belajar, melaksanakan coaching dan mentoring, serta mendukung pertumbuhan anggota tim. Pada saat yang sama, budaya organisasi, kolaborasi, disiplin, komitmen, inovasi, keterlibatan karyawan, dan rasa aman psikologis dipandang sebagai unsur yang mendukung penerapan kompetensi dalam pekerjaan sehari-hari.
Perkembangan teknologi digital menjadi bagian penting dalam pembahasan berikutnya. Buku ini menguraikan perubahan kebutuhan kompetensi akibat otomatisasi dan kecerdasan buatan, pentingnya literasi digital, serta penerapan reskilling dan upskilling. Transformasi digital juga dibahas dalam kaitannya dengan pengelolaan SDM dan sistem penilaian kinerja. Pembaca diajak memahami pentingnya indikator kinerja, penilaian berbasis kompetensi, umpan balik berkelanjutan, transparansi, keadilan penilaian, serta penggunaan hasil evaluasi sebagai dasar perbaikan individu maupun organisasi.
Pada tingkat strategis, buku ini menghubungkan pengembangan kompetensi dengan perencanaan kebutuhan SDM, pemetaan talenta, pengembangan karier, perencanaan suksesi, organisasi pembelajar, dan retensi karyawan. Pembahasan kemudian diarahkan pada masa depan dunia kerja, termasuk kolaborasi manusia dengan kecerdasan buatan, pembelajaran sepanjang karier, kepemimpinan adaptif, kesejahteraan karyawan, tata kelola kompetensi, dan pemerataan kesempatan pengembangan.
Melalui sepuluh bab yang menghadirkan perspektif dari berbagai penulis, buku ini sesuai bagi mahasiswa manajemen, administrasi bisnis, psikologi industri dan organisasi, dosen, peneliti, praktisi manajemen SDM, pimpinan organisasi, serta pengelola pendidikan dan pelatihan. Buku ini dapat digunakan sebagai referensi untuk memahami pengembangan kompetensi sebagai proses berkelanjutan yang menghubungkan kebutuhan individu, lingkungan kerja, kebijakan organisasi, dan perubahan dunia kerja.
Buku ini membahas hubungan antara kompetensi SDM dan kinerja organisasi dari perspektif individu, tim, hingga kelembagaan. Pembahasan diawali dengan kedudukan manusia sebagai penggerak utama organisasi, makna kompetensi dalam dunia kerja, serta keterkaitan antara pengetahuan, keterampilan, sikap, standar kerja, dan pengembangan karier. Kompetensi dipahami sebagai kemampuan yang perlu terus diperbarui seiring perubahan tanggung jawab dan tuntutan pekerjaan.
Selanjutnya, buku ini menguraikan pentingnya mengenali potensi dan kebutuhan pengembangan karyawan sebelum merancang program pelatihan. Pembaca diperkenalkan pada perbedaan kompetensi, potensi, dan kinerja; analisis kebutuhan pada tingkat organisasi, tugas, dan individu; metode pengumpulan data; pemetaan kesenjangan kompetensi; hingga penyusunan rencana pengembangan individu. Pembahasan tersebut dilanjutkan dengan pembelajaran di tempat kerja melalui pengalaman langsung, refleksi, pendampingan, interaksi sosial, dan keterlibatan dalam pekerjaan yang menantang.
Kepemimpinan dan budaya kerja mendapat perhatian sebagai faktor yang memengaruhi keberhasilan pengembangan kompetensi. Buku ini membahas peran pemimpin dalam memberikan umpan balik, membuka kesempatan belajar, melaksanakan coaching dan mentoring, serta mendukung pertumbuhan anggota tim. Pada saat yang sama, budaya organisasi, kolaborasi, disiplin, komitmen, inovasi, keterlibatan karyawan, dan rasa aman psikologis dipandang sebagai unsur yang mendukung penerapan kompetensi dalam pekerjaan sehari-hari.
Perkembangan teknologi digital menjadi bagian penting dalam pembahasan berikutnya. Buku ini menguraikan perubahan kebutuhan kompetensi akibat otomatisasi dan kecerdasan buatan, pentingnya literasi digital, serta penerapan reskilling dan upskilling. Transformasi digital juga dibahas dalam kaitannya dengan pengelolaan SDM dan sistem penilaian kinerja. Pembaca diajak memahami pentingnya indikator kinerja, penilaian berbasis kompetensi, umpan balik berkelanjutan, transparansi, keadilan penilaian, serta penggunaan hasil evaluasi sebagai dasar perbaikan individu maupun organisasi.
Pada tingkat strategis, buku ini menghubungkan pengembangan kompetensi dengan perencanaan kebutuhan SDM, pemetaan talenta, pengembangan karier, perencanaan suksesi, organisasi pembelajar, dan retensi karyawan. Pembahasan kemudian diarahkan pada masa depan dunia kerja, termasuk kolaborasi manusia dengan kecerdasan buatan, pembelajaran sepanjang karier, kepemimpinan adaptif, kesejahteraan karyawan, tata kelola kompetensi, dan pemerataan kesempatan pengembangan.
Melalui sepuluh bab yang menghadirkan perspektif dari berbagai penulis, buku ini sesuai bagi mahasiswa manajemen, administrasi bisnis, psikologi industri dan organisasi, dosen, peneliti, praktisi manajemen SDM, pimpinan organisasi, serta pengelola pendidikan dan pelatihan. Buku ini dapat digunakan sebagai referensi untuk memahami pengembangan kompetensi sebagai proses berkelanjutan yang menghubungkan kebutuhan individu, lingkungan kerja, kebijakan organisasi, dan perubahan dunia kerja.