Draft Publik
Nonfiksi - Referensi
Draft Publik.
Halaman ini tersedia untuk keperluan verifikasi/administrasi.
File PDF belum tersedia untuk publik.
Learning Organization dan Organizational Learning
Penulis
Dr. Yoberth Kornelius, S.E., M.Si
Pricylia Chintya Dewi Buntuang, S.E., M.Si
Penerbit
PT Ruang Literasi Digital
Tahun Terbit
2026
ISBN
-
Jumlah Halaman
135 halaman
Harga
Rp 96.000
Beli via WhatsApp
Preview PDF belum tersedia
Abstrak
Learning Organization dan Organizational Learning merupakan buku referensi akademik yang membahas pentingnya pembelajaran sebagai fondasi pengembangan organisasi modern. Buku ini menempatkan learning organization sebagai bentuk organisasi yang membangun budaya, sistem, dan struktur pembelajaran secara berkelanjutan, sedangkan organizational learning dipahami sebagai proses memperoleh, menciptakan, membagikan, menyimpan, dan memanfaatkan pengetahuan untuk meningkatkan kinerja organisasi. Ruang lingkup pembahasan mencakup konsep dasar organisasi pembelajar, pembelajaran individu dan tim, budaya yang mendukung pembelajaran, kepercayaan dan keterbukaan terhadap gagasan baru, pengetahuan sebagai aset strategis, manajemen pengetahuan, kepemimpinan transformasional, inovasi, pengambilan keputusan berbasis pengetahuan, implementasi organizational learning di berbagai sektor, serta evaluasi dan keberlanjutan pembelajaran organisasi. Dengan pendekatan konseptual, reflektif, dan aplikatif, buku ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai bagaimana organisasi dapat belajar secara berkelanjutan, beradaptasi terhadap perubahan, mendorong inovasi, dan mempertahankan daya saing dalam lingkungan yang semakin dinamis.
Deskripsi
Perubahan lingkungan organisasi berlangsung semakin cepat. Perkembangan teknologi, persaingan global, perubahan kebutuhan pelanggan, dan kompleksitas persoalan manajerial menuntut organisasi untuk tidak hanya bekerja, tetapi juga terus belajar. Dalam konteks inilah buku Learning Organization dan Organizational Learning hadir sebagai referensi yang membahas bagaimana pembelajaran dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun organisasi yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Buku ini menjelaskan perbedaan sekaligus keterkaitan antara learning organization dan organizational learning. Organizational learning dipahami sebagai proses belajar organisasi, sedangkan learning organization merupakan kondisi ketika pembelajaran telah menjadi bagian dari budaya, sistem, dan praktik organisasi. Pembahasan tersebut diperkuat dengan infografis yang membantu pembaca memahami bahwa organisasi pembelajar tidak terbentuk secara tiba-tiba, tetapi melalui proses pembelajaran individu, pembelajaran tim, pengelolaan pengetahuan, inovasi, dan evaluasi berkelanjutan.
Pada bagian berikutnya, buku ini membahas pentingnya budaya organisasi yang mendukung pembelajaran, seperti kepercayaan, keterbukaan terhadap gagasan baru, keberanian belajar dari keberhasilan maupun kegagalan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Pengetahuan juga ditempatkan sebagai aset strategis organisasi yang perlu diciptakan, disimpan, dibagikan, dan digunakan dalam pengambilan keputusan agar tidak berhenti pada individu tertentu, melainkan menjadi kekuatan kolektif organisasi.
Buku ini juga menyoroti peran kepemimpinan dalam mendorong pembelajaran dan inovasi. Pemimpin tidak hanya berfungsi sebagai pengarah kerja, tetapi juga sebagai penggerak budaya belajar, pemberi ruang kreativitas, fasilitator berbagi pengetahuan, dan pengelola perubahan. Pada bagian akhir, buku ini membahas implementasi organizational learning dalam praktik organisasi, pembelajaran di era digital, penerapan di berbagai sektor, faktor pendukung dan penghambat, dampaknya terhadap kinerja, serta cara menilai dan mempertahankan organisasi pembelajar.
Buku ini sesuai bagi mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi manajemen, pemimpin organisasi, pengelola sumber daya manusia, konsultan organisasi, serta pembaca yang ingin memahami bagaimana pembelajaran dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kinerja, inovasi, adaptasi, dan keberlanjutan organisasi.
Buku ini menjelaskan perbedaan sekaligus keterkaitan antara learning organization dan organizational learning. Organizational learning dipahami sebagai proses belajar organisasi, sedangkan learning organization merupakan kondisi ketika pembelajaran telah menjadi bagian dari budaya, sistem, dan praktik organisasi. Pembahasan tersebut diperkuat dengan infografis yang membantu pembaca memahami bahwa organisasi pembelajar tidak terbentuk secara tiba-tiba, tetapi melalui proses pembelajaran individu, pembelajaran tim, pengelolaan pengetahuan, inovasi, dan evaluasi berkelanjutan.
Pada bagian berikutnya, buku ini membahas pentingnya budaya organisasi yang mendukung pembelajaran, seperti kepercayaan, keterbukaan terhadap gagasan baru, keberanian belajar dari keberhasilan maupun kegagalan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Pengetahuan juga ditempatkan sebagai aset strategis organisasi yang perlu diciptakan, disimpan, dibagikan, dan digunakan dalam pengambilan keputusan agar tidak berhenti pada individu tertentu, melainkan menjadi kekuatan kolektif organisasi.
Buku ini juga menyoroti peran kepemimpinan dalam mendorong pembelajaran dan inovasi. Pemimpin tidak hanya berfungsi sebagai pengarah kerja, tetapi juga sebagai penggerak budaya belajar, pemberi ruang kreativitas, fasilitator berbagi pengetahuan, dan pengelola perubahan. Pada bagian akhir, buku ini membahas implementasi organizational learning dalam praktik organisasi, pembelajaran di era digital, penerapan di berbagai sektor, faktor pendukung dan penghambat, dampaknya terhadap kinerja, serta cara menilai dan mempertahankan organisasi pembelajar.
Buku ini sesuai bagi mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi manajemen, pemimpin organisasi, pengelola sumber daya manusia, konsultan organisasi, serta pembaca yang ingin memahami bagaimana pembelajaran dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kinerja, inovasi, adaptasi, dan keberlanjutan organisasi.