Draft Publik
Nonfiksi - Motivasi
Draft Publik.
Halaman ini tersedia untuk keperluan verifikasi/administrasi.
File PDF belum tersedia untuk publik.
Bila Topan Keras Melanda Hidupmu
Penulis
Dr. Tomi Yulianto, M.Pd, M.Kom
Sitti Nurmala Ely, S.Th
Penerbit
PT Ruang Literasi Digital
Tahun Terbit
2026
ISBN
-
Jumlah Halaman
264 halaman
Harga
Rp 142.000
Beli via WhatsApp
Preview PDF belum tersedia
Abstrak
Bila Topan Keras Melanda Hidupmu merupakan buku renungan Kristen yang membahas bagaimana orang percaya dapat tetap memiliki iman, damai sejahtera, pengharapan, dan ketekunan ketika menghadapi badai kehidupan. Buku ini menempatkan penderitaan bukan sebagai akhir dari kehidupan rohani, melainkan sebagai ruang pembentukan iman, pemurnian karakter, dan pengalaman akan penyertaan Allah yang nyata. Ruang lingkup pembahasan mencakup damai sejahtera di tengah kesesakan, sukacita dalam pencobaan, kepercayaan kepada Tuhan saat doa belum terjawab, kehadiran Kristus di tengah badai, kekuatan Allah dalam mengatasi ketakutan, kedekatan Tuhan kepada hati yang hancur, iman yang tetap berdiri di tengah ketidakpastian, ketaatan kepada kehendak Allah, pemulihan atas kehilangan, serta penguatan rohani setelah penderitaan. Dengan pendekatan reflektif, teologis, pastoral, praktis, dan penjelasan bahasa asli Alkitab, buku ini bertujuan menolong pembaca memahami bahwa Tuhan tetap hadir, bekerja, menopang, dan memulihkan hidup umat-Nya, bahkan ketika topan kehidupan terasa begitu keras melanda.
Deskripsi
Hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada masa ketika hati dihantam kehilangan, doa terasa belum terjawab, masa depan tampak gelap, dan badai datang tanpa memberi kesempatan untuk bersiap. Dalam keadaan seperti itu, manusia sering bertanya: Di manakah Tuhan ketika hidup terasa hancur? Buku Bila Topan Keras Melanda Hidupmu hadir sebagai teman perjalanan rohani bagi pembaca yang sedang bergumul dengan penderitaan, ketakutan, penantian, luka, dan ketidakpastian.
Melalui renungan atas berbagai ayat Alkitab, buku ini mengajak pembaca melihat bahwa badai kehidupan bukanlah tanda bahwa Tuhan meninggalkan umat-Nya. Yohanes 16:33 mengingatkan bahwa Kristus telah mengalahkan dunia; Yakobus 1:2–3 menolong pembaca memahami bahwa pencobaan dapat membentuk ketekunan; Amsal 3:5 mengajarkan kepercayaan penuh kepada Tuhan saat jawaban doa belum terlihat; Markus 4:39 menunjukkan bahwa Kristus hadir dan berkuasa di tengah badai; sementara Yesaya 41:10 dan Mazmur 34:18 menegaskan bahwa Allah dekat, meneguhkan, dan menyertai hati yang takut maupun hancur.
Buku ini tidak menawarkan penghiburan yang dangkal atau janji bahwa hidup akan selalu bebas dari masalah. Sebaliknya, buku ini mengarahkan pembaca untuk menemukan damai sejahtera yang berakar pada Kristus, bukan pada keadaan yang berubah-ubah. Setiap bab disusun dengan penjelasan teks, premis teologis, premis pastoral, latar belakang, refleksi, aplikasi kehidupan, dan pertanyaan kritis yang membantu pembaca merenungkan imannya secara lebih jujur dan mendalam.
Bila Topan Keras Melanda Hidupmu sesuai bagi pembaca Kristen, pelayan gereja, pemimpin kelompok kecil, konselor pastoral, pendamping rohani, dan siapa pun yang sedang mencari kekuatan iman di tengah pergumulan hidup. Melalui bahasa yang reflektif dan pastoral, buku ini menegaskan bahwa Tuhan tidak selalu menghilangkan badai seketika, tetapi Ia hadir di dalamnya, memegang tangan umat-Nya, menguatkan hati yang lemah, dan menuntun mereka menuju pengharapan serta pemulihan yang sejati.
Melalui renungan atas berbagai ayat Alkitab, buku ini mengajak pembaca melihat bahwa badai kehidupan bukanlah tanda bahwa Tuhan meninggalkan umat-Nya. Yohanes 16:33 mengingatkan bahwa Kristus telah mengalahkan dunia; Yakobus 1:2–3 menolong pembaca memahami bahwa pencobaan dapat membentuk ketekunan; Amsal 3:5 mengajarkan kepercayaan penuh kepada Tuhan saat jawaban doa belum terlihat; Markus 4:39 menunjukkan bahwa Kristus hadir dan berkuasa di tengah badai; sementara Yesaya 41:10 dan Mazmur 34:18 menegaskan bahwa Allah dekat, meneguhkan, dan menyertai hati yang takut maupun hancur.
Buku ini tidak menawarkan penghiburan yang dangkal atau janji bahwa hidup akan selalu bebas dari masalah. Sebaliknya, buku ini mengarahkan pembaca untuk menemukan damai sejahtera yang berakar pada Kristus, bukan pada keadaan yang berubah-ubah. Setiap bab disusun dengan penjelasan teks, premis teologis, premis pastoral, latar belakang, refleksi, aplikasi kehidupan, dan pertanyaan kritis yang membantu pembaca merenungkan imannya secara lebih jujur dan mendalam.
Bila Topan Keras Melanda Hidupmu sesuai bagi pembaca Kristen, pelayan gereja, pemimpin kelompok kecil, konselor pastoral, pendamping rohani, dan siapa pun yang sedang mencari kekuatan iman di tengah pergumulan hidup. Melalui bahasa yang reflektif dan pastoral, buku ini menegaskan bahwa Tuhan tidak selalu menghilangkan badai seketika, tetapi Ia hadir di dalamnya, memegang tangan umat-Nya, menguatkan hati yang lemah, dan menuntun mereka menuju pengharapan serta pemulihan yang sejati.